Selasa, 01 Juli 2014

Ini sebuah puisi tapi judulnya "skenario pertama"



Skenario pertama

Ini barangkali hanya barisan celotehan gadis berandalan

Menemukan pujaan di sela-sela kerumunan pendaftaran

Bagaimana bisa saya mengartikan cinta dalam hitungan tiga detik?

Ini nyata, benar-benar nyata, sungguh. ini tragedi cantik



Ini barangkali hanya sekelebat putih biru yang lupa disetrika

Memvonis pemuda sederhana sebagai objek cinta pertama

Kata orang, rasa cinta itu perlu diperjuangkan

Bagaimana bisa terjalin tanpa didahului perkenalan?



Tuhan sayang sama saya, selepas dua tahun bergelayut memelas

Kepala saya di izinkan menyembul dari persembunyian lawas 

Untuk mendengar, melihat, menghibur jika pemuda merajuk manja

Saya juga bisa menyentuh bahunya, tapi tidak berlaku untuk hatinya


Ini barangkali hanya sepenggal kisah cinta pertama

Gadis berandalan dengan pemuda sederhana sebagai pemerannya

Tragedi cinta sepihak yang memilukan telah selesai

Tapi entah mengapa perasaan saya padanya tak kunjung usai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar